POBus Arya Prima ini berada di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Palembang. Hingga sekarang, PO Bus Arya Prima memiliki banyak jenis pelayanan transportasi bus yang berhasil menghubungkan berbagai macam jalur antar kota di semua pelosok negeri. Bus Surya Bali: Rute, Agen, Fasilitas dan Harga Tiket Juli 2022. Bus Sabar Indah: Rute, Agen
Bali dikenal sebagai salah satu pulau Indonesia yang paling unik dan eksotis. Oleh karena itu, tak heran jika banyak wisatawan yang kembali berkunjung ke pulau ini. Jika Sobat Pesona sedang berada di Pulau Dewata, jangan sampai melewatkan salah satu aktivitas wisata yang tengah ngetren di Bali ini, lho! Ya, ayunan! Bermain di spot ayunan sambil memandangi eksotisme yang ditawarkan Pulau Dewata memang menjadi aktivitas wisata yang tengah digandrungi di Bali. Selain menyenangkan, beberapa spot ayunan juga merupakan surga bagi para pecinta fotografi, sebab 10 spot ayunan instagramable di Bali berikut ini menawarkan latar foto yang instagramable. 1. Alas Harum Ayunan dari Alas Harum ini terletak di daerah agrowisata terkenal di Bali, yaitu di Jalan Lunga Tegllalang, yang terletak hanya 20 menit dari Ubud Tengah. Di sini, ada banyak kegiatan yang bisa Sobat Pesona pilih, mulai dari merasakan nikmatnya minum kopi luwak, belajar cara membuat kopi, hingga menjajal permainan outdoor seru seperti flying fox, sky biking, serta ayunan dengan pemandangan indah sekitar Alas Harum. Sumber foto alasharumbali Alas Harum menawarkan tiga level ayunan yang berbeda. Level pertama ada extreme swing yang menawarkan pengalaman berayun dari ketinggian 15 meter di atas permukaan tanah. Level selanjutnya adalah couple swing yang sedikit lebih tinggi yakni dengan 20 meter dan bisa dinaiki oleh dua orang. Sementara itu, level yang terakhir adalah super extreme swing. Ya, seperti namanya, super extreme swing adalah ayunan tertinggi dengan ketinggian mencapai 25 meter. Bagaimana? Apakah Sobat Pesona tertarik untuk menjajal aktivitas yang memacu adrenalin ini? Jika Sobat Pesona kurang nyaman dengan aktivitas yang terlalu ekstrim, Alas Harum juga menawarkan aktivitas lain yang bisa Sobat Pesona coba, lho! 2. Aloha Ubud Swing Salah satu tujuan agrowisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan di daerah Tegalalang adalah Aloha Ubud Themed Park. Hanya berjarak 5 km dari Patung Arjuna di Ubud, taman ini menyediakan lima pilihan ayunan mulai dari ketinggian 10 hingga 60 meter yang patut Sobat Pesona jajal. Sembari memompa adrenalin lewat ayunan ekstrim, Sobat Pesona akan dimanjakan dengan cantiknya pemandangan sawah dengan hutan Ubud yang menjadi latar belakangnya. Sumber foto Aloha Ubud Swing Tak lupa, spot foto instagramable lainnya di taman ini juga bisa kamu dapatkan dengan berkunjung ke sarang burung raksasa yang memang menjadi spot foto incaran para wisatawan. Cocok banget deh pokoknya untuk mempercantik feed Instagram Sobat Pesona! Setelah puas menjajal berbagai aktivitas outdoor yang seru, saatnya berkunjung ke perkebunan kopi dan nikmati secangkir kopi atau teh untuk sekadar suntikan energi. Tertarik untuk merasakan keseruannya? Yuk, segera berkunjung ke Ayunan Aloha Ubud! 3. Bali Swing Salah satu objek wisata ayunan terfavorit di Bali lainnya adalah Bali Swing. Ayunan cantik ini terletak di Jalan Dewi Saraswati, hanya berjarak 20 menit dari Ubud tengah atau jam dari Kuta. Ayunan ini sangat cocok untuk Sobat Pesona yang tengah mencari aktivitas outdoor asyik sekaligus menantang dengan level ketinggian ayunan hingga mencapai 78 meter, lho! Selain objek wisata ayunan, Bali Swing juga menawarkan paket aktivitas lainnya seperti tur romantis Volkswagen ke air terjun, lovely elephant park swing, quad swing, dan juga exciting Rafting! Tak lupa, spot foto instagramable pun hadir di setiap sudut tempat di Bali Swing ini untuk memanjakan pengunjung. Gimana? Tertarik mengunjungi Bali Swing? 4. D'tukad River Club Ayunan Balangsinga Waterfall Mampirlah Dtukad River Club di Banjar Blangsinga, di Gianyar, yang terletak hanya 30 menit dari Ubud Tengah. Bak surga dunia yang sesungguhnya, ayunan ini mengarah ke air terjun Blangsinga, menciptakan pemandangan yang tak ada tandingannya. Rasakan pengalaman unik berayun tinggi hingga mencapai ketinggian 87 meter di atas permukaan tanah sambil menyaksikan lekukan dan pahatan alam yang mampu menyejukkan mata. Langsung saja datang ke Dtukad River Club dan rasakan sensasinya! 5. LeKaja Bali Swing Salah satu tempat wisata yang seru lainnya yang sayang untuk Sobat Pesona lewatkan saat berada di Bali adalah LeKaja Bali Swing. Tempat ini berlokasi di desa CarangSari yang hanya berjarak 8 km dari Ubud Utara. Di sini, Sobat Pesona bisa memilih ketinggian ayunan yang terdiri dari 10 hingga 15 meter. Eksotisnya pemandangan hutan di sekitar juga dapat menjadi latar foto yang sempurna untuk instagram-mu. LeKaja juga menawarkan aktivitas seru lainnya seperti arung jeram, flying fox, dan aktivitas lainnya yang bisa Sobat Pesona coba! 6. Swing Bas De Atayana Seiring dengan berkembangnya agrowisata di Bali, saat ini semakin banyak pilihan objek wisata yang bisa Sobat Pesona pilih, salah satunya adalah Swing Bas De Atayana atau lebih dikenal dengan I Love BAS yang telah beroperasi sejak tahun 2001. Daya tarik objek wisata ini adalah ayunan besar berbentuk hati dengan latar belakang pemandangan indah, sangat pas untuk menjadi spot foto andalan. Ya, ayunan yang diberi nama “Swing in Loved” ini menjadi incaran utama saat berkunjung ke sini, apalagi bagi pasangan. Apakah Sobat Pesona tertarik untuk menaklukan Swing in Loved bersama pasangan? Yuk, cari tahu info lebih lanjut mengenai tempatnya sekarang juga! 7. Terrace River Pool Swing Pengalaman ayunan terbaik dengan 15 jenis ayunan berbeda dan ketinggian mencapai 45 meter dapat Sobat Pesona rasakan di Terrace River Pool Swing yang terletak di Jalan Raya Ceking, Tegalalang. Tempat ini adalah destinasi yang wajib dicoba bagi kamu yang tengah mencari petualangan seru. Bagaimana tidak, banyak hal menarik yang bisa Sobat Pesona jelajahi di tempat ini, termasuk berfoto di salah satu spot terbaik yakni sarang burung raksasa yang didesain cantik untuk jadi background foto para pengunjung. 8. Uma Pakel Swing Destinasi ayunan lainnya masih berada di sekitar Tegalalang, Ubud. Agrowisata Uma Pakel berbatasan dengan terasering Tegalalang sehingga Sobat Pesona bisa merasakan pengalaman berayun yang mengesankan dengan menyaksikan pahat demi pahat persawahan. Sumber foto umapakel_bali Jangan lupa untuk mengambil foto di dalam sarang burung hummingbird untuk post instagram yang memikat. Tunggu apalagi? Yuk segera rencanakan kunjunganmu ke sini! 9. Wanagiri Hidden Hills Swing Bertualanglah menuju Wanagiri Hidden Hills untuk merasakan pengalaman naik ayunan fantastisnya! Terletak di dataran tinggi Wanagiri dan desa Munduk, Sukasada, Kabupaten Buleleng, Wanagiri Hidden Hills menawarkan atraksi yang menakjubkan, di antaranya sarang burung raksasa, rumah pohon, dan atraksi menyenangkan lainnya. Sumber foto Livia Jando Nah, salah satu daya tarik pengunjung adalah ayunan yang bisa Sobat Pesona naiki. Yang membuat ayunan dari Wanagiri Hidden Hills ini istimewa adalah pemandangan langsung menghadap ke Danau Buyan dan Danau Tamblingan yang indah saat berayun di ketinggian. Sobat Pesona juga akan merasakan sejuknya angin dan udara khas pegunungan yang dapat menyegarkan pikiran saat berkunjung ke sini! Wanagiri Hidden Hills buka setiap hari mulai jam 8 pagi hingga jam 5 sore. 10. Zen Hideaway Ubud Sekitar 30 menit dari Ubud, Sobat Pesona sudah bisa sampai di destinasi wisata favorit di Bali bernama Zen Hideaway Ubud. Objek wisata ini dikenal dengan ayunannya yang persis berada di tengah-tengah bukit yang dikelilingi oleh pohon-pohon rindang dan pemandangan megahnya Gunung Agung. Tak heran jika tempat ini menjadi incaran para pemburu foto di Bali! Itulah 10 tempat ayunan paling instagrammable yang direkomendasikan untuk Sobat Pesona jajal saat berkunjung Bali. Sebagian besar dari tempat tersebut buka setiap hari dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore, beberapa bahkan buka hingga jam 7 malam. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, segera rasakan sensasi berayun sambil menikmati indahnya Pulau Dewata dari ketinggian!
UMKMManik Artha merupakan sebuah toko yang berlokasi di desa Pujung, Tegallalang, Gianyar. Bergerak di bidang retail, menjual berbagai macam kebutuhan pokok dan aksesoris lainnya Tempatkita dipercaya untuk mengembangkan sistem point of sales (sistem kasir), sehingga operasional harian Toko Manik Artha bisa berjalan dengan mulus.
Daftar isiTari WaliTari RejangTari BarisTari PendetTari Sanghyang DedariTari BarongTari BebaliTari Gambuh KlungkungTari Topeng Sidhakarya/Topeng Pajegan TabananTari Wayang WongTari Balih-balihanTari JangerTari Kebyar atau kekebyaranTari LegongTari KecakTari Joged Bumbung BulelengTari Bali, sesuai dengan namanya yaitu tarian yang berasal dari Bali. Tari Bali tidak selalu bergantung pada alur utama penari Bali adalah untuk menarikan tiap tahap gerakan dan rangkaian dengan ekspresi penuh. Kecantikan tari Bali tampak pada gerakan-gerakan yang abstrak dan Komite Antarpemerintah untuk Perlindungan konvensi Warisan Budaya Takbenda pada 29 November hingga 4 Desember 2015 di Windhoek, Namibia, UNESCO mengakui tiga genre tarian tradisional di Bali, Indonesia, sebagai Warisan budaya tak Bali dapat dikategorikan menjadi tiga jenis, wali sakral atau bebali upacara dan balih-balihan hiburan.Dan berikut ini akan kami jabarkan satu persatu tarian-tarian WaliSeni Tari Wali ditarikan pada setiap kegiatan upacara adat dan agama Hindu di Bali. Di Pura, tarian ini dipentaskan di area terdalam pura Jeroan. Jenis tariannya antara lainTari RejangTarian yang ditampilkan oleh wanita secara berkelompok di halaman pura pada saat berlangsungnya upacara. Tari rejang memiliki gerakan yang sederhana dan lemah BarisJenis tarian pria, ditarikan dengan gerakan yang maskulin. Berasal dari kata bebaris yang bermakna prajurit, tarian ini dibawakan secara berkelompok, berisi 8 sampai 40 PendetTari ini adalah tarian pembuka upacara di pura. Penari yang terdiri dari wanita dewasa menari sambil membawa perlengkapan sesajen. Gerakan Tari Pendet lebih dinamis dibanding Tari Pendet telah ditarikan untuk hiburan, terutama sebagai tari Sanghyang DedariAdalah tari yang memasukkan unsur-unsur kerasukan guna menghibur dewa-dewi, meminta berkat dan menolak BarongAdalah seni tari yang menceritakan pertarungan antara kebajikan dan kejahatan. Tokoh utama adalah barong, hewan mistik yang diperankan dua penari pria, seorang memainkan kepala dan kaki depan, seorang lagi jadi kaki belakang dan BebaliBebali adalah jenis tarian upacara, biasanya dipentaskan di halaman tengah pura. Tari ini sifatnya di antara sakral dan Gambuh KlungkungTari ini adalah sendratari Bali yang tertua. Musik, literatur dan kosakata yang digunakan dalam tariannya diturunkan dari periode Majapahit di Pulau ini biasanya ditampilkan di pura pada saat hari-hari besar dan Topeng Sidhakarya/Topeng Pajegan TabananTarian ini sangat kental dengan aura magis. Karena dilakukan oleh penari bertopeng untuk menetralisir roh Wayang WongDrama tari Buleleng. Menggabungkan tarian, drama epik, dan Balih-balihanBalih-balihan adalah jenis tarian yang bersifat non-religius dan cenderung di halaman depan atau luar yaitu Tari JangerTari ini adalah tarian pergaulan yang dibawakan oleh penari laki-laki maupun putri mengenakan mahkota berbentuk merak berwarna emas dan hiasan daun kelapa besar tarian ditampilkan dalam posisi duduk, dengan gerakan-gerakan tangan, bahu dan Kebyar atau kekebyaranTarian ini dapat ditarikan secara solo, duet, trio, kelompok atau dalam sendratari. Tari ini diiringi dengan permainan gamelan gong LegongAdalah tarian yang diciptakan oleh Pangeran Sukawati berdasarkan mimpinya melihat legong yang berjumlah 3 orang menari mengikuti permainan gamelan semar KecakTari tradisional yang satu ini adalah tarian beramai-ramai yang dibawakan di malam hari mengelilingi api oleh seratus atau lebih pria sambil duduk, dipimpin oleh pendeta di kecak tak diiringi musik, tetapi hanya tepukan telapak tangan yang memukul bagian-bagian dari tubuh agar menghasilkan mengucapkan kata-kata “cak, cak, cak” untuk menghasilkan suatu paduan suara Joged Bumbung BulelengTarian sosial populer oleh pasangan, selama musim panen atau pada hari-hari penting. Bali (21/9). Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara dan Arya Wibawa mendem pedagingan di Parahyangan Bale Banjar Kepisah, menyerahkan punia dan menandatangani Prasasti. energi Dharma yang dapat memancarkan hal positif bagi jagat Bali serta menetralisir hal- hal negatif melihat berbagai macam situasi yang terjadi
Bali dikenal sebagai daerah yang memiliki banyak sekali tempat wisata dan menawarkan berbagai kuliner lezat. Banyak wisatawan luar kota hingga luar negeri yang memilih Bali sebagai destinasi liburan yang tepat. Selain menikmati tempat wisata alam atau berkunjung ke cafe kekinian, Anda juga bisa menikmati berbagai karya di galeri seni Bali. Ada cukup banyak galeri seni di Bali yang bisa Anda datangi. Berikut tempatnya Galeri Seni terbaik di Bali7 Galeri Seni di Bali 1 . Agung Rai Art Gallery2. Tonyraka Art Gallery3. Infinity Gallery4. Bali Center for Artistic Creativity5. The Gallery6. Neka Art Museum7. Dream Museum Zone7 Galeri Seni di Bali 1 . Agung Rai Art satu galeri seni di Bali yang bisa Anda datangi adalah Agung Rai Art Gallery. Pengunjung bisa menikmati berbagai pajangan diantaranya lukisan yang terdiri dari empat kategori yakni abstrak, klasik dan tradisional, gaya young artis, dan juga modern. Empat kategori lukisan ini dibuat oleh orang yang berbeda-beda. Lukisan yang disuguhkan memiliki aliran yang bervariasi mulai dari pointilis, kubisme, surealis, hingga ekspresionis dengan keindahan Luar biasa ini memiliki pesan yang diusung yakni mengenai kebudayaan Indonesia. Anda tidak hanya bisa menyaksikan lukisan yang dibuat oleh orang Indonesia, melainkan juga lukisan yang dibuat oleh pelukis yang berasal dari berbagai negara. Mengunjungi galeri seni yang satu ini tentu menjadi hal menyenangkan yang bisa Anda coba untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga. Agung Rai Art Gallery bisa anda Datangi di Jalan Peliatan, Ubud, Gianyar, Instagramable Dengan Menikmati Sejuk Dan Keindahan Hamparan Bunga Cantik Padang Bunga KasnaSejuk Berwisata Di Kebun Raya Bali Bali Botanic Garden2. Tonyraka Art Art Gallery, Anda bisa menikmati berbagai pajangan indah saat mengunjungi galeri seni yang satu ini. Terdapat dua kategori yang disuguhkan yakni koleksi tribal dan seni kontemporer serta modern. Anda bisa menikmati koleksi tribal di Tonyraka Art Gallery seperti patung, ukiran, topeng, dan juga sisi seni kontemporer dan modern, Anda akan disuguhkan dengan berbagai produk seni seperti lukisan, video, fotografi, dan juga patung. Pengunjung akan dimanjakan dengan variasi mahakarya dari pelukis lokal hingga internasional. Tonyraka Art Gallery berlokasi di Jalan Raya Mas nomor 86, Ubud, Bali. Salah satu galeri seni di Bali yang sayang untuk Anda Infinity tempat wisata alam di Bali tentu menjadi hal yang sudah biasa. Anda bisa mengunjungi salah satu galeri seni di Bali untuk menghabiskan waktu berlibur selain menikmati tempat wisata alam. Salah satu tempat yang bisa Anda datangi adalah Infinity Gallery. Galeri seni yang satu ini berlokasi di kawasan Jalan Monkey Forest, Ubud, Bali. Infinity Gallery dapat dikatakan memiliki konsep yang berbeda dengan galeri seni lainnya. Di galeri yang satu ini Anda akan disuguhkan dengan koleksi fotografi dengan satu tema yakni berbagai mosi seni fotografi yang ditawarkan sangat memanjakan mata. Fotografi high-speed flash ini memiliki konsep liquid art yang sangat indah dilihat. Pemilik gaaleri yang satu ini adalah Stephan Max Reinhold yang juga menjadi fotografer. Semua suguhan fotografi yang dipajang merupakan murni jepretan kamera dan tanpa menggunakan efek komputer sama sekali. Semua lukisan yang ada tampak indah dan sayang untuk Anda lewatkan. Galeri yang satu ini bisa menjadi pilihan tepat saat mencari lokasi wisata di Bali Center for Artistic Center for Artistic Creativity bisa menjadi pilihan tujuan yang tepat. Galeri yang satu ini memiliki konsep yang berbeda dengan galeri seni lainnya. Pengunjung tidak hanya bisa melihat dan menikmati lukisan yang ditampilkan melainkan juga dapat melakukan hal lain seperti mengikuti seminar seni dan juga belajar melukis. Konsep dari galeri yang satu ini adalah “come and paint with me at my studio”. Seru sekali bukan?Pemilik dari Bali Centre for Artistic Creativity atau BCAC adalah pelukis surealis yang telah mengajar visual art selama 40 tahun di berbagai negara. Lukisan atau patung yang berada di Galeri ingin merupakan makhluk-makhluk imajinasi seperti gabungan manusia dan hewan, iblis, malaikat, peri-peri, dan juga monster. Anda bisa mengunjungi galeri seni yang satu ini di Jalan Raya Andong, Ubud, Gianyar, The Gallery. galeri yang satu ini salah satunya berada di Sunset Road 89, Seminyak, Bali. Anda akan dimanjakan dengan berbagai lukisan indah yang dibuat dengan media akrilik serta cat minyak dengan nuansa warna warni segar. Bingkai-bingkai lukisan juga didominasi dengan kayu umber asli dan material berkualitas impor, hal itu tentu menjadikan lukisan semakin menarik dan elegan untuk lukisan yang disuguhkan memiliki makna yang berbeda-beda diantaranya mengekspresikan kehidupan maritim Bali dan negara di Asia. The Gallery menjadi salah satu galeri seni yang sayang untuk Anda lewatkan saat berada di Neka Art satu galeri seni yang bisa datang ini adalah Neka Art Museum. Galeri seni yang satu ini berlokasi di Jalan Raya Campuhan, Kedewatan, Ubud, Bali. Hampir setiap tahun lukisan yang ada di museum yang satu ini bertambah bisa menikmati berbagai lukisan indah yang dibuat oleh seniman dari dalam maupun luar negeri. Nama dari museum satu ini diambil dari nama seorang guru yakni Suteja Neka yang gemar mengoleksi lukisan. Neka Art Museum bisa Anda datangi di hari Senin sampai Sabtu pukul 9 pagi hingga 5 sore dan hari Minggu pukul 1 siang hingga 5 sore. Salah satu galeri seni di Bali yang sayang untuk tidak Anda Dream Museum Museum Zone, Galeri seni yang satu ini menyuguhkan sekitar 120 lukisan yang dibuat oleh para seniman dari Korea. Ada berbagai tema lukisan yang disuguhkan seperti piramid, dunia dongeng, hingga berbagai tempat wisata di yang paling menarik adalah lukisan 3D yang biasa digunakan untuk berfoto oleh pengunjung. Dream Museum Zone buka mulai pukul 9 pagi hingga 10 malam setiap harinya. Anda bisa berkunjung ke museum yang satu ini di Jalan Nakula Nomor 33X, Legian, Kuta, Kabupaten Badung, itulah 7 galeri seni di Bali yang menyuguhkan berbagai karya seni indah dan menakjubkan. Galeri seni manakah yang paling ingin Anda datangi saat berkunjung ke Bali?
Wajahnyacerah. Senyum mengembang selalu hadir dari diri remaja berusia 14 tahun bernama Nyoman Arya. Dia merupakan bocah kelas VII SMP. Ia selalu ceria kepada tiap orang yang datang menemuinya. Seolah tak ada beban hidup yang dihadapinya. Namun rupanya, Arya hidup di rumah hanya dengan dua adiknya, Ketut Sana (12) dan Wayan Sudirta (4,5). Arya Tarian Tradisional Bali Tarian Hiburan Tarian tradisional Bali yang kami bahas pada kesempatan ini yaitu tarian tradisional Bali yang termasuk dalam jenis tarian hiburan. Tarian Tradisional Bali yang termasuk dalam jenis tari hiburan disebut dengan nama tarian Balih-Balihan. Tarian ini merupakan salah satu golongan tarian Bali jenis tari untuk hiburan pengunjung. Macam-Macam tarian tradisional bali yang termasuk dalam golongan tari Balih-Balihan atau tari hiburan antara lain seperti tari Legong, Parwa, Arja, Prembon, dan Joged, serta koreografi tari modern lainnya. Lebih jelasnya silahkan baca uraian kami berikut ini. Tari Balih-Balihan Tarian Hiburan Tarian Balih-Balihan, adalah jenis tarian hiburan yang biasanya disajikan/ ditampilkan untuk pengunjung. Macam-macam tarian tradisional Bali yang termasuk dalam tari Balih-Balihan yaitu a. Tarian Legong Tari Legong yaitu sebuah tarian klasik Bali yang memiliki perbendaharaan gerak yang sangat kompleks, dan terikat dengan struktur tabuhan pengiring. Kata Legong berasal dari kata "leg" yang artinya luwes atau elastis. Kemudian diartikan sebagai gerakan lemah gemulai tari. Tarian ini dibawakan oleh dua penari gadis atau lebih dengan menampilkan tokoh Condong sebagai pembukaan tari Legong. Ciri khas tari Legong adalah pemakaian kipas para penarinya. Dalam menampilkan tari Legong biasanya diiringi gamelan yang disebut Gamelan Semar Pagulingan. Untuk lakon biasanya bersumber pada 1. Cerita Malat khususnya kisah Prabu Lasem 2. Cerita Kunthir dan Jobog kisah Subali Sugriwa 3. Legod Bawa kisah Brahma Wisnu 4. Kuntul kisah burung 5. Sudarsana semacam Calonarang 6. Palayon 7. Chandrakanta, dll Dalam struktur tari, pada umumnya tari ini terdiri dari 1. Papeson, 2. Pangawak, 3. Pengecet, dan 4. Pakaad. Ada beberapa daerah di Bali yang mempunyai jenis tari Legong yang khas, yaitu 1. Desa Tista Tabanan, terdapat jenis tari Legong yang sering dinamakan Andir Nandir. 2. Pura Pajegan Agung Ketewel, terdapat jenis tari Legong yang memakai topeng dinamakan Sang Hyang Legong atau Topeng Legong. Di Bali ada beberapa daerah yang dianggap sebagai sumber tari Legong, yaitu 1. Saba, pajeng, peliatan Gianyar 2. Binoh, Kuta Badung 3. Kelandis Denpasar 4. Tista Tabanan b. Tarian Arja Tari Arja adalah sejenis opera khas Bali dan termasuk dalam pertunjukan dramatari yang dialognya ditembangkan secara macapat. Nama Arja berasal dari kata Reja Sansekerta yang artinya "keindahan". Biasanya dalam tari diiringi gamelan yang disebut Geguntangan. Dalam tari Arja sumber lakon yang utama adalah cerita Panji Malat, kemudian lahir sejumlah cerita seperti Bandasura, Pakang raras, Linggar petak, I Godogan, Cipta kelangen, Made umbara, Cilinaya, Dempu awang yang dikenal luas masyarakat Bali. Dalam tari ini ada tiga fase penting dalam perkembangannya, yaitu 1. Munculnya Arja Doyong Arja tanpa iringan gamelan, dimainkan satu orang. 2. Arja Geguntangan memakai gamelan Geguntangan dengan jumlah pemain lebih dari satu. 3. Arja Gede dibawakan antara 10 sampai 15 pemain dengan struktur pertunjukan baku seperti yang ada saat ini. c. Tarian Joged Bumbung Joged Bumbung merupakan tarian pergaulan di Bali. Biasanya tarian ini dipentaskan dalam acara sosial kemasyarakatan di Bali. Tarian ini ditarikan oleh penari wanita, yang kemudian mencari pasangan pria dari penonton untuk diajak menari bersama. Tarian ini diiringi oleh alat musik dari bambu. d. Tarian Drama Gong Drama Gong adalah sebuah bentuk seni pertunjukan Bali yang memadukan unsur drama modern non tradisional Bali dengan unsur kesenian tradisional Bali. Drama Gong menggambarkan bentuk tarian yang dipentaskan, setiap gerak pemain dan peralihan suasana selalu diiringi gamelan Gong Gong Kebyar. Drama Gong diciptakan oleh Anak Agung Gede Raka Payadnya dari desa Abianbase Gianyar. Tari Drama Gong e. Tarian Barong Tarian Barong menampilkan tarian dengan pemain tari menggunakan boneka berwujud binatang berkaki empat atau manusia purba yang memiliki kekuatan magis. Barong merupakan benda sakral yang disucikan oleh masyarakat Hindu di Bali. Bahan untuk pembuatan barong diambil dari kayu tua di tempat-tempat yang dipercaya angker. Jenis-jenis Barong yang sampai sekarang masih ada di Bali, yaitu 1. Barong Ket 2. Barong Bangkul 3. Barong Asu 4. Barong Brutuk 5. Barong Kedingkling 6. Barong Gajah 7. Barong Macan 8. Barong Landung f. Tari Pendet Tari Pendet adalah sebuah tarian Bali yang digunakan sebagai persembahan untuk para leluhur. Tarian ini dipentaskan di halaman sebuah pura, menghadap ke sebuah pelinggih. Tarian ini dibawakan oleh penari wanita yang membawa bokor canang sari. Tarian ini dibawakan secara massal dipimpin oleh seorang pemangku pemimpin upacara. Tarian ini diiringi musik gamelan dan gong. Pertunjukan Tari Pendet g. Tari Kecak Tari Kecak adalah jenis tari yang dimainkan oleh laki-laki. Tarian Bali ini dipertunjukkan oleh banyak penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dengan irama tertentu menyerukan "Cak" dan mengangkat kedua lengan. Tarian ini menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Lagu tari kecak diambil dari ritual tarian Sang Hyang. Dalam tarian ini tidak menggunakan alat musik, hanya menggunakan kencringan yang dipakai di kaki penari yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana. Baca juga Tarian Tradisional Bali Tarian Sakral dan Penjelasannya Tarian Tradisional Bali Semi Sakral dan Penjelasannya Mengenal Kebudayaan Daerah Bali Demikian ulasan kami tentang "Tarian Tradisional Bali Tarian Hiburan dan Penjelasannya" yang dapat kami sampaikan. Baca juga artikel seni tari Bali menarik lainnya di situs Macammacam Jenis Seni Rupa Terapan dan Contohnya. Setelah mengetahui pengertian, fungsi, dan unsur seni rupa terapan, Grameds pasti sudah bisa menemukan beberapa benda yang merupakan jenis seni terapan di lingkungan sekitar. Berikut ini macam-macam jenis seni rupa terapan dan contohnya yang bisa Grameds temui dalam kehidupan sehari-hari: 1. Desain
0% found this document useful 0 votes2K views24 pagesDescriptionSejarah Arya Di BaliCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes2K views24 pagesSejarah Arya Di BaliJump to Page You are on page 1of 24 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 8 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 12 to 22 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Lomba17 Agustus, lomba sepak bola daster - Bapak-bapak menggunakan baju daster dan jilbab bermain bola di belakang Gedung TDMRC Ulee Lheue, Banda Aceh. - Berikut 10 macam lomba 17 Agustusan
Daftar Isi Macam-macam Kebudayaan Lokal Bali 1. Rumah Adat 2. Tradisi Lisan 3. Pakaian Adat 4. Alat Musik Tradisional 5. Ritus 6. Adat Istiadat 7. Kesenian 8. Permainan Tradisional 9. Manuskrip 10. Bahasa 11. Olahraga Tradisional Keragaman Budaya dan Suku di Bali 1. Suku Bali Aga 2. Suku Bali Majapahit 3. Suku Nyama Selam 4. Suku Loloan Ciri Khas Kebudayaan Bali 1. Ciri Khas Orang 2. Ciri Khas Tarian 3. Ciri Khas Rumah 4. Ciri Khas Pakaian - Tak hanya pariwisatanya, Bali juga dikenal memiliki kebudayaan yang masih kuat hingga sekarang. Masih banyak masyarakat yang mempertahankan tradisi dan memegang teguh adat yang dimaksud seperti dalam laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ialah tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, dan Kebudayaan Lokal BaliMerinci berbagai objek kebudayaan yang disebutkan di atas, berikut adalah 11 macam kebudayaan lokal yang berasal dari Bali beserta penjelasannya. 1. Rumah AdatSaat berada di Bali, detikers pasti akan melihat banyak bangunan yang khas. Rumah adat ini bisa dilihat, baik di desa maupun kota. Bahkan ada desa yang sekampung memiliki bentuk rumah yang adat Bali menggunakan filosofi Tri Hita Karana yang artinya harmoni antara manusia dengan manusia, harmoni dengan alam, harmoni dengan Tuhannya. Orang Bali pun sangat memperhatikan setiap bagian rumah, mulai dari atap yang biasanya berbentuk limasan atau segitiga, bahan baku, struktur, hingga ornamen-ornamen rumah yang khas dari detikTravel, ada 10 rumah adat di Bali, yaitu aling-aling, angkul-angkul, bale manten, bale dauh, bale sekapat, klumpu jineng, pura keluarga, bale gede, pewarengan dan Tradisi LisanTradisi lisan ini di antaranya terkait sejarah lisan, dongeng, cerita rakyat. Di Bali, ada beberapa cerita terkenal, antara lain kisah Ni Calon Arang. Kisah ini sebetulnya berasal dari Kediri yang bercerita tentang Ni Calon Arang yang memiliki putri cantik bernama Diah Ratna Arang ini memiliki ilmu hitam dan bisa menjadi leak. Hal ini membuat orang takut melamar anaknya. Calon Arang marah dan menebar penyakit di seluruh lainnya mengenai Kebo Iwa atau yang berarti paman kerbau. Dilansir detikBali dari dia dinamai demikian karena nafsu makannya yang luar biasa sejak bayi. Suatu ketika, warga tidak bisa menyediakan makanan hingga membuat Kebo Iwa marah dan mengancam akan menghancurkan seisi pun berjanji akan memberikan banyak makanan namun Kebo Iwa harus menggali tanah. Warga terus memberikannya makanan dan Kebo Iwa juga terus menggali tanah hingga sangat luas dan akhirnya memancarkan air. Air itu kemudian memenuhi tanah galian dan menenggelamkan Kebo Iwa. Kisah itulah yang konon menjadi awal mula terbentuknya Danau Pakaian AdatBali juga memiliki pakaian adat yang khas, dilansir Wolipop dari buku 'Tata Rias Pengantin Bali' Gramedia Pustaka Utama, 2020 yang ditulis oleh Dr. Dra. Ayu Ketut Agung, dan Ade Aprilia, ada tiga tingkatan pakaian adat Bali beserta tata riasnya untuk ialah Payas Nista, yakni pakaian adat Bali yang dianggap sederhana, biasanya dipakai kasta terendah sudra atau jaba. Kedua, Payas Madya, yakni untuk tingkat menengah dengan model lebih mewah. Ketiga, Payas Agung, tampilannya paling mewah dan lengkap. Payas Madya dan Payas Agung bisa digunakan oleh golongan Triwangsa Brahmana, Ksatrya dan Wesia.4. Alat Musik TradisionalAlat musik dari Bali di antaranya ialah seperangkat gamelan yang terdiri dari berbagai alat musik. Jenis gamelan ini pun beragam, misalnya gamelan gong kebyar, gamelan palegongan, angklung, gambang, selonding, ada pula gamelan yang terbuat dari bambu seperti rindik, jegog, dan suling. Selain itu, ada juga gangsa, gender, reong, terompong, gong, kendang dan RitusRitus atau upacara adat di Bali ini juga menjadi menjadi daya tarik wisata karena bisa disaksikan masyarakat umum. Dikutip dari detikTravel, satu yang paling terkenal ialah upacara ngaben atau upacara pembakaran jenazah. Kemudian ada melasti atau upacara penyucian diri dengan mendatangi sumber air yang biasanya dilakukan sebelum lainnya ialah Galungan yang dilakukan untuk memperingati terciptanya alam semesta dengan cara di rumah bersembahyang di rumah atau ke Pura sekitar. Kemudian ada upacara Kuningan biasanya berdekatan dengan hari raya Galungan. Tradisi dalam Kuningan ialah menyiapkan persembahan berwarna Adat IstiadatSejumlah desa di Bali masih memegang teguh adat istiadat dengan kuat. Aturan-aturan adat ini disebut dengan awig-awig. Salah satu aturan yang dipegang ialah larangan mempunyai istri lebih dari satu. Jika dilanggar, maka orang tersebut akan dikucilkan pada sebuah KesenianAda banyak jenis kesenian di Bali, mulai dari seni tari dan seni musik yang sering ditampilkan di berbagai objek wisata. Kemudian ada seni lukis hingga seni pahat. Ada banyak museum di Bali yang khusus menampilkanDilihat dari seni tari saja, ada berbagai jenis tarian yang memiliki keindahan gerak maupun filosofi. Misalnya tari kecak yang sering dipentaskan oleh sekelompok penari, kemudian tari pendet, tari baris, tari barong, tari legong, hingga tari Permainan TradisionalPermainan tradisional ini masih sering dimainkan anak-anak Bali. Dikutip dari penelitian Institut Seni Indonesia ISI Denpasar, permainan tradisional Bali tersebut antara lain Tok Lait Kancing, Kul Kuk, Penyu Mataluh, Meong-Meongan Kotak, dan ManuskripBali memiliki manuskrip yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia, yakni manuskrip lontar. Dilansir dari Jurnal Manuskrip Nusantara di lontar menyimpan kekayaan pemikiran dan rohani masyarakat Bali secara tradisi. Lontar dianggap memberikan cermin kehidupan yang dapat dijadikan smerti atau contoh dan implementasi kehidupan yang patut dan tidak patut BahasaBahasa Bali merupakan satu kekayaan bahasa yang ada di Indonesia. Bahasa Bali memiliki beberapa tingkatan dari yang kasar hingga sangat halus. Hal ini sangat penting di Bali karena pengucapan bahasa ini harus disesuaikan dengan siapa kita Olahraga TradisionalOlahraga tradisional ini seperti tajog atau egrang dan bolak-balik balok. Ada juga olahraga yang berasal dari permainan tradisional deduplak. Olahraga ini sering dilombakan dalam acara tertentu di Budaya dan Suku di BaliPulau Bali yang cukup kecil ini juga terdiri dari sejumlah suku, yaitu Bali Aga, Bali Majapahit, Nyama Selam dan Loloan. Selain itu banyak pula suku pendatang di Bali yang kebanyakan berasal dari Jawa, Sasak, Tionghoa, Madura dan Suku Bali AgaDilansir detikBali dari Suku Bali Aga adalah salah satu penduduk asli di Bali. Mereka antara lain tinggal di Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Ada juga ada yang tinggal di Desa Tenganan di Kabupaten ini biasa tinggal di daerah terpencil yang jauh dari teknologi. Mereka masih menerapkan aturan adat secara Suku Bali MajapahitSuku Bali Majapahit merupakan masyarakat keturunan Kerajaan Majapahit yang datang dari Pulau Jawa. Bali dahulunya merupakan negara yang berada di bawah Majapahit, sehingga suku ini banyak berpengaruh dalam kebudayaan Bali. Mereka kebanyakan tinggal di dataran rendah Suku Nyama SelamBali juga memiliki komunitas Muslim, salah satunya dari Suku Nyama Selam. Dilansir dari laman mereka adalah penganut agama Islam, namun mereka juga menjalankan sejumlah tradisi Bali dalam kehidupan bahasa, nyama artinya saudara, selam berarti Islam. Suku ini banyak tinggal di Desa Pegayaman, Kabupaten Buleleng, Suku LoloanSuku Loloan diperkirakan berawal dari orang Melayu yang ada di Bali sejak sejak abad ke-17. Mereka banyak tinggal di daerah Loloan Barat dan Loloan Timur, Kabupaten Jembrana, Bali. Suku ini berawal dari kedatangan empat ulama dari Dawan Sirajuddin dari Sarawak, Kekaisaran Brunei Syeikh Basir dari Yaman, Kesultanan Utsmaniyah Mohammad Yasin dari Makassar, serta Syihabudin dari datang dengan misi menyebarkan ajaran agama Islam di Jembrana. Raja Jembrana I Gusti Arya Pancoran mengizinkan mereka melancarkan misi tersebut dan berkembanglah suku tersebut hingga Bali, mulai dari kebiasaannya, bangunannya, tariannya, semua memiliki ciri khas tersendiri. Berikut Ciri Khas OrangHal yang utama, orang Bali dikenal dengan keramahannya, sehingga banyak turis senang ketika berada di Bali. Orang Bali juga erat dengan seni, bahkan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka."Orang Bali itu memang manusianya seni, hidupnya seni, sehingga lekat dengan kesenian. Kesenian itu banyak mengandung entertainment, makanya orang betah. Ibarat jika mereka ingin cari hiburan, maka datang ke Bali saja, tidak perlu menonton seni pertunjukan khusus," kata seniman, sastrawan, sekaligus penulis buku asal Bali, Gde Aryantha Soethama saat dihubungi detikcom, Selasa 26/10/2022.2. Ciri Khas TarianSeperti tarian lain dari Jawa atau Betawi, gerak pada tarian Bali juga memiliki ciri khas tersendiri. Seperti pada gerakan dasar pada tari tradisi Bali yang terdiri dari gerakan ngumbang, agem, angsel, piles, dan ngeseh. Gerakan tari Bali ini lebih dinamis dan dilengkapi dengan gerakan mata nyeledet seperti pada tari Ciri Khas RumahRumah adat Bali memiliki ciri khas yang terlihat dari pola massa yang bernama Pola Sanga Mandala atau Konsep Nata. Masalah bahan baku, orang Bali lebih suka menggunakan bahan alami, baik pada struktur, konstruksi, bahan, ornamen, dan Ciri Khas PakaianBaju adat Bali ini tidak hanya digunakan dalam pernikahan, namun juga dalam upacara-upacara adat. Biasanya orang Bali mengenakan atasan putih, meskipun ada upacara yang tidak selalu mengenakan pakaian mengenakan destar atau udeng, perempuan mengenakan kebaya dan selendang, bawahan laki-laki mengenakan kampuh dan kamen untuk itu tadi berbagai kebudayaan yang ada di Bali, mulai dari adat istiadat, manuskrip, bahasa, hingga kebiasaan orang Bali lengkap beserta ciri khas kebudayaannya. Semoga menambah wawasan detikers. Simak Video "Pesona Wisata Sumenep Pantai, Sejarah, dan Tradisi" [GambasVideo 20detik] bai/fds

Permintaansewa kursi untuk hajatan ini kabarnya akan meningkat pada musim-musim pernikahan. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh pemilik Arya Dekorasi di Kuta, Ketut Aryanata. “Pernikahan Hindu sangat tergantung pada dewasa ayu (hari baik). Pada saat itu akan banyak yang melangsungkan pernikahan. Permintaan sewa tenda, kursi, meja dan

Bali memang terbaik deh Kain Bebali ketika digunakan sebagai sarana tradisi metatah. Sebanyak 11 macam kebudayaan Bali ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda WBTB Indonesia tahun 2020. Ini diputuskan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI secara daring, oada Sidang Penetapan WBTB tanggal 6-9 Oktober 2020 Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Prof Dr I Wayan Adnyana, sebelum ditetapkan sebagai WBTB, pihaknya harus terlebih dahulu memberikan paparan di hadapan tim ahli nasional secara daring. Baca Juga 4 Pesan Bijak Tetua Bali yang Tidak Boleh Kamu Lupakan 1. Sebelas budaya yang ditetapkan tersebut berasal dari Badung, Denpasar, Buleleng, Bangli, Karangasem serta ada yang diusulkan dari Provinsi sidang penetapan WBTB Tahun 2020 twlah menetapkan 153 warisan budaya dari seluruh Indonesia. Dari 153 warisan itu, 11 di antaranya merupakan warisan budaya Bali. Berikut daftarnya1. Tradisi Ari-Ari Megantung Domain Adat Istiadat Masyarakat, Ritus dan Perayaan-perayaan Lokasi Desa Adat Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli Kondisi saat ini Masih bertahan 2. Lukisan Kaca Desa Nagasepaha Domain Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional Lokasi Dusun Delod Margi Desa Nagasepaha, Kabupaten Buleleng Kondisi saat ini Sedang berkembang 3. Nanda Domain Adat Istiadat Masyarakat, Ritus dan Perayaan-perayaan Lokasi Beberapa Desa Adat di Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar Desa Adat Kesiman, Sumerta, Tabawu, Penatih Puri, Taman Pohmanis, Penatih, Bekul, Anggabaya dan Laplap Kondisi saat ini Masih bertahan 4. Tradisi Megoak-Goakan Desa Panji Domain Tradisi dan Ekspresi Lisan Lokasi Banjar Dinas Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Kondisi saat ini Masih bertahan 5. Tradisi Kebo Dongol Domain Adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan-perayaan Lokasi Pura Dalem Bangun Sakti, Banjar Basang Tamiang, Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung Kondisi saat ini Masih bertahan 6. Tradisi Siat Yeh Banjar Teba Domain Adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan-perayaan Lokasi Banjar Teba, Desa Adat Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung Kondisi saat ini Masih bertahan 7. Kain Bebali Domain Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional Lokasi Tersebar di seluruh Bali, namun yang paling menonjol secara produktivitas terdapat di Kabupaten Karangasem Desa Bungaya, Desa Sidemen, Kabupaten Jembrana Kelurahan Dauh Waru, Kabupaten Buleleng Desa Pacung, Desa Tejakula, Kabupaten Klungkung Desa Nusa Penida, Desa Sampalan Kondisi saat ini Masih bertahan 8. Upacara Ngusaba Bukakak Domain Adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan-perayaan Lokasi Pura Gunung Sekar, Desa Giri Mas, Desa Adat Sangsit Dangin Yeh, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng Kondisi saat ini Masih bertahan 9. Gambuh Pedungan Domain Seni Pertunjukan Lokasi Banjar Puseh, Desa Adat Pedungan, dan Banjar Menesa, Desa Adat Pedungan, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar Kondisi karya budaya Sedang berkembang 10. Prasi Domain Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional Lokasi Kecamatan Sidemen dan Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem Kondisi saat ini Masih bertahan. 11. Genggong Domain Seni Pertunjukan Lokasi Seluruh Bali Kondisi karya budaya Masih bertahan. 2. Dalam waktu tujuh tahun, sudah ada 64 budaya Bali yang telah ditetapkan sebagai WBTB Kegiatan Penetapan WBTB merupakan langkah awal pemerintah dalam upaya perlindungan warisan budaya. Terutama warisan budaya yang pendukungnya mulai berkurang, hampir punah, ataupun yang rentan ditiru dan dikembangkan di daerah kurun waktu 2013-2020, sudah ada 64 budaya Bali yang ditetapkan sebagai WBTB Indonesia. Berikut daftar WBTB dari tahun 2013-2019Tahun 2013 Makepung, Jembrana Diusulkan oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya BPNB Bali Tahun 2014 Seni Pertunjukkan Tektekan Bali Diusulkan oleh BPNB Bali Tahun 2015 Seni Lukisan Klasik Kamasan, Klungkung Diusulkan oleh BPNB Bali Kain Gringsing Tenganan, Karangasem Diusulkan oleh BPNB Bali Tari Sanghyang Diusulkan oleh BPNB Bali Tari Rejang Diusulkan oleh BPNB Bali Tari Baris Upacara Diusulkan oleh BPNB Bali Wayang Wong Diusulkan oleh BPNB Bali Dramatari Gambuh Diusulkan oleh BPNB Bali Topeng Sidakarya Diusulkan oleh BPNB Bali Tari Barong Diusulkan oleh BPNB Bali Tari Legong Keraton Diusulkan oleh BPNB Bali Tari Joged Diusulkan oleh BPNB Bali Endek Bali Diusulkan oleh BPNB Bali. Tahun 2016 Tradisi Makotek Diusulkan oleh BPNB Bali Gebug Ende Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Ter-teran Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem. Tahun 2017 Mekare-kare Tenganan Pagringsingan Diusulkan oleh BPNB Bali Makanan Betutu Diusulkan oleh BPNB Bali Gamelan Selonding Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Usaba Dangsil Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Usaba Sumbu Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Tari Leko Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Tabanan dan Badung Siat Tipat Bantal Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Badung Tahun 2018 Seni Lukisan Batuan Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Bali Jegog Jembrana Diusulkan oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Jembrana Siat Geni Desa Adat Tuban Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Badung Mesabat-sabatan Biu Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Megibung Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Terompong Beruk Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Upacara Pangrebongan Kesiman Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Upacara Basmerah Desa Taman Pohmanis Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Tari Baris Wayang Lumintang Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Tari Baris Cina Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Tenun Songket Beratan Diusulkan oleh BPNB Bali Tradisi Nyakan Diwang Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Buleleng Tari Trunajaya Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Buleleng. Tahun 2019 Kerajinan Perak Celuk Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Bali Asta Kosala Kosali Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Bali Pangelantaka Diusulkan oleh BPNB Bali Baris Sumbu Desa Adat Semanik Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Badung Gerabah Banjar Basang Tamiang Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Badung Mabuug-buugan Desa Adat Kedonganan Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Badung Gambuh Desa Adat Tumbak Bayuh Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Badung Ngaro Banjar Medura, Intaran, Sanur Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Legong Binoh Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Janger Kedaton dan Pegok Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Sate Renteng Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Usaba Dimel Desa Adat Selat Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Cakepung Budakeling Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Seni Musik Penting Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Tari Baris Jangkang Diusulkan oleh Disbudpora Klungkung Ngrebeg Keris Ki Baru Gajah Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Tabanan. 3. Pengusulan berlangsung hampir setahun, dokumen dan kajiannya Adnyana menjelaskan, pengusulan warisan kebudayaan Bali agar lolos dan ditetapkan sebagai WBTB Indonesia harus melewati tahap kajian yang mendalam. Biasanya membutuhkan waktu sampai satu menunjuk nilai-nilai yang terkandung dalam objek kebudayaan seperti nilai yang luhur, luhung, dan memiliki manfaat dalam konteks peradaban atau kebudayaan masyarakat pendukungnya. Selain itu, warisan kebudayaan ini masih eksis hingga pengusulan WBTB ke Direktorat Jenderal Kebudayaan merupakan sinergi Dinas Kebudayaan Provinsi Bali bersama Dinas Kebudayaan Kabupaten/Kota se-Bali serta Balai Pelestarian Nilai Budaya yang dimulai dari awal tahun. Mulai dari seleksi kelengkapan administrasi, perbaikan deskripsi serta penilaian substansi oleh Tim Ahli. “Semoga penetapan warisan budaya Bali sebagai WBTB Indonesia dapat menjadi motivasi dalam menginventarisasi, penyusunan kajian serta pembuatan dokumentasi audio visual sebagai kelengkapan utama dalam pengusulan penetapan WBTB ke depan,” tutupnya. Berita Terkini Lainnya Terakhir imbuh Sugiartha, adalah pagelaran yang disebut sebagai Bali World Culture Celebration, perayaan budaya dunia di Bali. Melalui kegiatan BWCC ini “kita juga ingin melihat, kalau kita punya kearifan, katanya. “Kalau kita punya kekuatan, di dunia luar sana pasti juga ada kekuatan yang patut kita syukuri, yang patut kita ajak
PURA KAWITAN ARYA KEPAKISAN NYUH AYA Setelah Bali ditaklukkan ternyata masih terjadi pemberontakan dimana-mana akibat ketidakpuasan dari penduduk Bali Aga terhadap pemerintahan para arya yang ditugaskan di Bali. Atas pemikiran Gajah Mada maka Arya Kepakisan datang ke Bali pada 1352 M diutus oleh raja Majapahit mengiringi Dalem Sri Kresna Kepakisan, untuk memadamkan pemberontakan di 39 desa Bali Aga. Satu persatu desa Bali Aga yang memberontak dapat ditaklukkan. Setelah berhasil beliau diangkat sebagai patih agung kerajaan, mendampingi Dalem Sri Kresna Kepakisan, sebagai raja Samprangan I. Dalem Sri Kresna Kepakisan bersthana tempat tinggal di Samprangan. Sedangkan Arya Kepakisan menuju tenggara dan tiba disebuah tempat, disana Beliau menemukan sebuah Kelapa Besar Nyuh Aya, yang bersinar. Di tempat itulah dipilih sebagai tempat tinggal yang kemudian disebut dengan DESA NYUH AYA, untuk mengenang ditemukan Kelapa Besar Nyuh Aya. Tempat itupun diberi tanda/cihna/ciri dengan Taru Agung atau disebut juga Taru Rangsana, dimana di Jawa Timur banyak dijumpai sebagai pohon yang disebut pohon angsana Pterocarpus indicus. Taru Agung tersebut mempunyai keunikan karena getahnya berwarna Merah Darah, seperti darah manusia. Karena keunikan itulah Taru Agung tersebut dipilih sebagai tanda/cihna/ciri, yang dibawa dari Desa Pakis asal Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya. Disinilah didirikan Merajan oleh Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya, dan kemudian menjadi PURA KAWITAN setelah Beliau moksa dan bersthana di Pura Kawitan Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya sekarang. Kisah tentang Harimau Hitam Macan Selem Pada pemerintahan Dalem Sri Semara Kepakisan ada seekor Harimau Hitam Macan Selem yang sangat ganas dan sakti mengganggu kehidupan penduduk di Blambangan Banyuwangi. Karena Harimau Hitam Macan Selem sangat mengganggu kehidupan penduduk setempat, maka Pangeran Nyuh Aya sebagai Patih Agung yang telah mengantikan Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya, diutus oleh Dalem Sri Semara Kepakisan ke Blambangan Banyuwangi untuk membunuh Harimau Hitam Macan Selem. Beliau menyusul Arya Kubon Tubuh, yang telah lama berangkat dengan tujuan yang sama, untuk membunuh Harimau Hitam Macan Selem. Pangeran Nyuh Aya berhasil membunuh Harimau tersebut, kemudian dibawalah kepala Harimau tersebut kehadapan Dalem Sri Semara Kepakisan sebagai bukti. Tidak berselang lama maka datanglah Arya Kebon Tubuh yang menyatakan juga telah membunuh Harimau tersebut. Untuk menghindari kesalahpahaman maka Dalem Sri Semara Kepakisan memberikan anugerah yang sama kepada Pangeran Nyuh Aya dan Arya Kebon Tubuh. Anugerah itu berupa Piagam yang berisi catatan hak penghormatan dan penghargaan serta tata cara upakara dan upacara pelaksanaan semasa masih hidup hingga upacara kematian untuk turun-temurun. Selaku penghargaan pula atas jasa Pangeran Nyuh Aya dan Arya Kebon Tubuh, maka baginda raja Bali memberikan tugas masing-masing antara lain kepada Arya Kebon Tubuh, Dalem Sri Smara Kepakisan menyerahkan sebuah pura Kahyangan “Dalem Tugu”, dan Pangeran Nyuh Aya, berkewajiban menyimpan “Aji Purana” dengan catatan setiap upacara piodalan di Pura Dalem Tugu harus diusung ke Dalem Tugu untuk diupacarai. Bila upacara telah selesai, “Aji Purana” itu disimpan kembali oleh Pangeran Nyuh Aya. Namun karena sesuatu hal, kini Aji Purana tersebut tidak lagi “katuran” ke Pura Dalem Tugu. Dan Ida Bhatara berupa “Aji Purana” tersebut tersimpan di Pura Kawitan Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya, di Banjar Sidayu Nyuhaya, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Selain itu, keturunan Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya dan Arya Kubon Tubuh bila meninggal dunia, diaben, boleh menggunakan bade tumpang pitu, berhiaskan kapas 9 warna, balai silunglung, kajang kawitan, balai lunjuk tiga undag, petulangan berbentuk harimau hitam Macan Selem. Benda pusaka yang dihadiahkan kepada beliau berupa sumpitan tulup yang digunakan membunuh harimau di Blambangan itu. Sumpitan itu bernama Ki Macan Guguh. Dalam Pamencangah yang tersimpan di Pura Kawitan Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya pada kalimat awal tertulis “Mulaning carma ring Bali Sri Arya Kepakisan, Arya Kediri saking Jayasabha, ari saking Aji Jayabhaya, saking Erlanggia, Putu Kameswara saking Dharma Wangsa Loang Dantawikrama”. Pada bait terakhir dari Pamencangah yang tersimpan di Pura Kawitan Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya tertulis “Asak aoka Pangeran Nginte, Pangeran Nginte ngeanis Sira Jaya Keta. Telas brasta wayang paperangan. Arya Kediri Putrane Jayasabha aputra Arya Kepakisan, iki ngembatang maring Bali, tekep ira pada. Sane kasentane kemajelangu, Arya Wang Bang, Arya Kenceng, Arya Delancang, Arya Belog, Arya Kedutan, malih sira Wang Bang, Tan Kober, Tan Kabur, Tan Mundur, kameokas Arya Kutawaringin sama angiringang Arya Kepakisan. Malih Arya Kepakisan asentane Pangeran Nyuh Aya, masentane pepitu, pinih werde Petandakan, Satra, Pelangan, Akah, Kloping, Cacaran, Anggan. Iki rerajahan Kajang maring Pemerajan Arya Nyuh Aya”. Dari Pamencangah tersebut sangat jelas tersurat dan tersirat bahwa Pemerajan Beliau terdapat di Desa Nyuh Aya, sehingga disebut Pemerajan Arya Nyuh Aya, yang dimaksud tiada lain adalah Pemerajan Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya, dan untuk mengenang Desa Nyuh Aya, Putra beliau juga diberi nama Pangeran Nyuh Aya, karena lahir di Desa Nyuh Aya. Kalau disimak dari beberapa uraian diatas, maka jelas ketika pertama kali datang ke Bali Arya Kepakisan menempati sebuah tempat yang diberi nama Desa Nyuh Aya. Oleh karena demikian Beliau pun bernama Arya Nyuh Aya. Arya Kepakisan atau Arya Nyuh Aya mempunyai dua putra yaitu 1. Pangeran Nyuh Aya lahir di Desa Nyuh Aya 2. Pangeran MadeAsak lahir di Gelgel. Dan seterusnya………………… Keturunan Arya Kepakisan di Bali sudah cukup banyak jumlahnya. Untuk menghormati leluhurnya sebagai bekas Raja Kediri, maka keturunan beliau di Bali telah bersepakat untuk memberikan gelar Sri Nararya Kresna Kepakisan dst……. Sesuai konsep Hindu, setiap keluarga yang akan membangun sebuah pekarangan rumah atau tempat tinggal pasti akan dibangun sebuah Parahyangan Pemerajan atau Sanggah. Begitu pula dengan Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya setelah tinggal di Desa Nyuh Aya, beliau juga membangun Pemerajan, yang kini menjadi Pura Kawitan setelah Beliau moksa dan bershtana di Pura Kawitan Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya. Sangat diyakini Desa Nyuhaya sama dengan Banjar Sidayu Nyuhaya, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, karena hingga sekarang Taru Agung atau disebut juga Taru Rangsana yang dipakai tanda, masih berdiri dan tumbuh dengan subur di Pura Kawitan Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya. Disinilah “Wit” atau Asal Mula dari seluruh Prati Sentana Arya Kepakisan Arya Nyuh Aya, yang ada diseluruh Bali. Klik gambar untuk pesan..!
MenurutSastra Kanda Pat Sari, ada empat macam penamaan anak mulai dari yang tertua sampai termuda, yaitu Wayan, Made, Nyoman, dan Ketut. Dalam penelitian Temajaya berjudul Sistem Penamaan Orang Bali, nama Wayan digunakan untuk anak pertama. Wayan berasal dari kata wayah yang berarti tua. Untuk anak pertama juga ada variasi lain yang
Tarian Khas Bali – Bali merupakan salah satu pulau di Nusantara yang terkenal akan keeksotisan pantainya. Selain itu, Bali juga memiliki beragam kearifan lokal akan budaya yang juga menarik perhatian wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Salah satu kebudayaan Bali yang berperan dalam hal ini adalah berbagai macam tarian khas yang berasal dari Pulau Dewata. Eksistensi dari tarian Bali sendiri juga disebabkan karena masyarakat Bali masih melestarikan salah satu budaya tersebut. Hal ini dapat dilihat dengan adanya beragam tarian yang dibawakan baik oleh penari laki-laki serta perempuan muda hingga tua ketika berkunjung ke Bali. Tarian yang disediakan oleh masyarakat Bali tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk mengunjungi Pulau Dewata tersebut. Nama-Nama Tarian Khas Bali Bahkan, tidak jarang juga para wisatawan terutama yang berasal dari mancanegara tertarik untuk ikut menari bersama. Tarian khas Bali sendiri tidak hanya terdiri dari satu atau dua tarian saja. Berdasarkan hal tersebut, beberapa jenis tarian yang berasal dari Pulau Bali tersebut terdiri dari sebagai berikut ini. Tari Panji Semirang Merupakan tarian dari Bali yang diciptakan pada tahun 1942 oleh seorang seniman Bali. Seniman tersebut adalah I Nyoman Kaler yang menciptakan tarian ini berdasarkan cerita dari petualangan Putri Galuh Candrakirana. Petualangan tersebut merupakan bentuk dari sebuah pengembaranya yang menyamar sebagai laki-laki dengan sebutan Raden Panji sepeninggal suaminya. Berdasarkan kisah tersebut, tari panji semirang memiliki ciri khas yaitu seorang penari wanita yang di rias menyerupai laki-laki dengan tersenyum sambil membelalakkan matanya. Tari Margapati Tarian khas Bali ini memiliki makna yang menyedihkan dan cukup mematikan yaitu diartikan sebagai tarian menuju kematian. Tarian ini dimainkan oleh penari wanita dengan gerakan lincah seperti laki-laki yang seakan-akan ingin menyergap. Hal tersebut juga tentu memberikan suasana ketegangan bagi para penontonnya. Akan tetapi tarian ini tetap memberikan daya tarik tersendiri dengan keseruan serta rasa penasaran untuk dapat melihatnya secara langsung. Tari Wirayudha Merupakan tarian khas Bali yang menggambarkan peperangan dengan pemain berjumlah 2 hingga 4 pasang penari pria. Penari Wirayudha juga dilengkapi dengan adanya senjata tombak yang mencerminkan prajurit Bali Dwipa. Penari tersebut juga dilengkapi dengan aksesoris peperangan lainnya seperti hiasan kepala khas Bali atau dikenal dengan udeng-udeng. Adapun maksud dari tari wirayudha ini adalah sekelompok prajurit yang mempersiapkan diri untuk maju dalam medan pertempuran. Tari Condong Masyarakat Bali memiliki kepercayaan akan tari condong yaitu diciptakan berdasarkan mimpi dari seorang pangeran yang jatuh sakit dari Sukawati. Dalam mimpi tersebut, sang pangeran bertemu dengan dua gadis cantik yang sedang menari. Tarian yang dilakukan oleh kedua gadis tersebut sangat lemah gemulai dan juga anggun sehingga membuat pangeran tersebut akan keelokannya. Kemudian setelah sang pangeran sembuh, tarian tersebut diajarkan kepada wanita dan terus tetap dilestarikan hingga saat ini. Oleh karena itu, tari condong tetap dapat dinikmati oleh masyarakat Bali dan wisatawan yang berkunjung. Tari Janger Tarian khas dari Bali yang satu ini sudah ada sejak tahun 1930 yang menggambarkan tentang pergaulan anak muda Bali yang dimainkan oleh sepasang penari putra dan putri berjumlah 10 hingga 16 pasang. Penari dalam tarian ini juga menyanyikan lagu dengan judul yang sama dan saling bersahut-sahutan. Hal yang menarik dari tarian ini adalah kelompok kaum penari putra dimainkan dengan kecak sedangkan untuk kaum putri akan dimainkan oleh janger. Kemeriahan dari tarian ini tentu membuat siapa saja akan tertarik untuk menontonnya. Tari Puspanjali Tari khas Bali ini merupakan tarian yang digunakan untuk penyambutan dimana dimainkan oleh penari wanita berjumlah 5 hingga 7 orang yang terinspirasi dari Upacara Rejang. Dalam upacara tersebut, penari mengenakan pakaian adat khas Bali serta menari untuk menyambut tamu undangan yang hadir. Keindahan dari tari ini dapat membuat wisatawan yang menontonnya merasa terkesima akan gerakan penarinya. Tari Kecak Kebanyakan orang tentu sudah mengenal tarian khas Bali yang tidak asing lagi di telinga masyarakat ini. Seperti yang diketahui, tarian ini dilakukan oleh penari pria yang berjumlah puluhan. Penari tersebut melakukan tarian dengan posisi duduk saling melingkar serta menyerukan kata cak secara bersamaan. Hal tersebut tentu memberikan suasana yang ramai dan mampu membuat penontonnya terkesima. Adapun cerita yang terkandung dalam tari kecak ini adalah tentang Ramayana ketika bertempur dengan Rahwana dan dibantu oleh pasukan kera. Tarian khas Bali ini sangat sering ditampilkan oleh wisatawan yang hadir di daerah hal tersebut, terdapat wisatawan yang rela berkunjung ke daerah tersebut hanya untuk menyaksikan tarian kecak yang penuh semangat ini. Tari Pendet Tarian khas yang berasal dari Bali yang satu ini biasa dilaksanakan di tempat peribadatan umat Hindu sebagai bentuk tarian pemujaan. Tari pendet sendiri diartikan sebagai bentuk penyambutan dari kedatangan Dewa dari langit yang dimainkan oleh penari wanita dengan menggunakan pakaian khas Bali. Saat ini, tari pendet juga sudah digunakan dalam penyambutan para tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Bali. Tari Barong Tari Barong Sebagian orang mengenal barong dengan ciri khasnya yaitu topeng berwajah menyeramkan. Tari barong ini juga tidak jauh dari hal tersebut dimana penari akan mengenakan topeng barong yang khas dengan ornamen Bali. Adapun asal kata dari barong sendiri adalah”bahruang” yang berarti beruang. Meskipun memiliki pengertian tersebut, topeng barong tidak hanya memberikan penampilan beruang saja. Akan tetapi juga terdapat barong gajah, barong, blablasan, barong asu, barong macan, serta barong lainnya. Bukan hanya digunakan untuk menari, topeng barong juga dapat dijadikan cidera mata bagi wisatawan di Bali. Wisatawan dapat menemukan topeng ini di toko kesenian khas Bali baik yang dapat digunakan untuk pajangan atau oleh-oleh. Sementara itu pada tarian barong dimainkan dua orang laki-laki dimana satu penari berada di depan untuk memegang topeng barong. Sedangkan untuk satu penari laki-laki lainnya berada di belakang memegangi bagian ekor tubuhnya. Kisah yang terkandung dalam tari barong ini adalah mencerminkan sifat baik yang diperankan oleh barong dan sosok rangda memerankan tokoh jahat. Oleh karena itu, penonton juga dapat mengambil pesan moral yang ditampilkan dalam tarian barong ini. Tari Legong Penyebutan dari tari ini berasal dari dua kata yaitu “leg” yang berarti luwes dan “gong” yang berarti gamelan khas Bali. Awalnya, tari khas Bali ini hanya ditampilkan di lingkungan keraton saja, akan tetapi saat ini tari legong juga ditampilkan dalam berbagai kegiatan dan acara yang ada di Bali. Dengan demikian, para wisatawan dapat melihat penari dari legong wanita yang lemah gemulai dan elok dengan membawa kipas serta diiringi alunan gamelan tradisional dari Bali. Tarian ini dapat dibagi menjadi beberapa jenis diantaranya yaitu legong jobog, legong legod bawa, legong keraton, dan legong kuntul. Tari Trunajaya Tari trunajaya merupakan tarian khas Bali yang menceritakan tentang kisah romantis yaitu seorang laki-laki yang sedang jatuh hati. Laki-laki dalam kisah tersebut ingin memikat hati sang wanita. Awalnya, tarian khas Bali ini hanya dimainkan oleh satu orang penari laki-laki saja. Akan tetapi setelah mengalami perkembangan tari trunajaya dilakukan dengan diiringi oleh penari wanita. Hal yang membuat unik dari tari trunajaya adalah gerakan kuda-kuda sambil membelalakkan mata. Hal tersebut dapat diartikan dengan kejantanan dari penari pria yang ingin menyatakan perasaan cintanya. Tari Baris Pada zaman dulu, tarian khas Bali yang satu ini adalah suatu jenis tarian ritual akan tetapi saat ini fungsi dari tari ini telah berkembang menjadi tarian hiburan masyarakat. Tarian ini dilakukan dengan jumlah penari cukup banyak menyesuaikan esensi dari tari itu sendiri. Berdasarkan hal tersebut, tari bari dapat dimainkan oleh 8 hingga 40 orang penari laki-laki. Adapun kisah dibalik tari baris ini adalah menceritakan tentang ketangguhan dari kesatria Bali pada masanya. Oleh karena itu, tarian ini menampilkan layaknya penari yang menggerakkan badan seperti kesatria tangguh. Nah, itulah berbagai jenis tarian khas Bali yang dapat dijumpai ketika mengunjungi pulau Dewata. Sebagai salah satu bagian dari bangsa Indonesia, sudah menjadi keharusan untuk tertarik pada keragaman serta kebudayaan Nusantara. Tidak terkecuali tarian khas Bali seperti yang disebutkan diatas.
  1. ታաщи էቡαжጳሄቿтве
    1. ሂеш ቡջюይекиኇխጋ φωշу
    2. Խжиглуሙ ሑւаψիኺену
  2. ሺνокту оκօչուզևցе ኬоզաηε
    1. Сиሔещяφ ռιζէгл
    2. Прዤմиреκ у
    3. Леլопицабу зዲвс ед
nqJsPW.
  • hjq44y9814.pages.dev/389
  • hjq44y9814.pages.dev/6
  • hjq44y9814.pages.dev/523
  • hjq44y9814.pages.dev/351
  • hjq44y9814.pages.dev/247
  • hjq44y9814.pages.dev/418
  • hjq44y9814.pages.dev/30
  • hjq44y9814.pages.dev/902
  • hjq44y9814.pages.dev/235
  • hjq44y9814.pages.dev/470
  • hjq44y9814.pages.dev/671
  • hjq44y9814.pages.dev/567
  • hjq44y9814.pages.dev/48
  • hjq44y9814.pages.dev/255
  • hjq44y9814.pages.dev/470
  • macam macam arya di bali